Enkapsulasi Data Layer TCP/IP

Bismillah, Assalamualaikum Wr.Wb, Om Swastiastu, Salam sejahtera bagi kita semua.

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana proses pengiriman data informasi pada sebuah jaringan atau bisa disebut enkapsulasi dan dekapsulasi dalam komunikasi data jaringan. Sebelum kita memasuki proses enkapsulasi maupun dekapsulasi data kita perlu mengetahui apa itu TCP/IP dan bagaimana TCP/IP bisa memproses data sehingga data tersebut bisa terkirim.

 

Definisi TCP/IP

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) merupakan standar komunikasi data yang digunakan dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain pada jaringan Internet.  TCP/IP mengatur standar bagaimana data bisa dikirim dan diterima antar komputer dengan menggunakan jaringan yang ada saat ini yaitu jaringan internet. TCP/IP  hanya sebuah aturan dan konsep bagaimana mengolah data dari komputer yang akan dikirim atau diterima oleh komputer menggunakan jaringan internet. Sebelum data dikirim/diterima harus melalui beberapa tahap dan proses secara hardware/software.

 

Protokol TCP/IP

Protokol adalah sebuah standar yang mengatur terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diaplikasikan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan terendah, protokol mendefinisikan koneksi pada perangkat keras. Protokol jaringan sendiri terdiri dari beberapa macam. Macam-macam protokol jaringan tersebut dapat dijelaskan dalam bentuk TCP/IP Protocol Suites. TCP/IP Protocol Suites adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju.

 

Layering TCP/IP

Pada arsitektur jaringan komputer, terdapat suatu lapisan-lapisan ( layer ) yang memiliki tugas spesifik serta memiliki protokol tersendiri. Dalam TCP/IP hanya terdapat 4 lapisan 

1.  Network Interface Layer

Dilayer ini hardware dan driver bekerja untuk mengubah logical data menjadi signal yang ditransmisikan melalui media kabel tembaga/fibre optic atau mengubahnya menjadi signal radio secara wireless. Network Interface Layer menyediakan media bagi sistem untuk mengirimkan data ke device lain yang terkoneksi secara langsung.

2. Network Layer

Layer ini yang sering kita sebut network layer, karena paket dikirim ke tujuan berdasar IP Address yang terpasang pada setiap komputer yang terkoneksi ke jaringan. di layer ini data yang besar yang berasal dari layer diatasnya akan dipecah dan disesuaikan ukurannya sesuai media yang akan dilaluinya.

Data yang besar yang telah dipecah menjadi paket data lebih kecil/frame akan dibungkus (enkapsulasi) dan diberi label asal dan tujuan dari paket, layer ini bertanggung jawab atas routing(menentukan tujuan dan jalur) paket yang akan dikirim.

Pada layer ini terdapat beberapa protokol yaitu :

  • IP
  • ARP
  • ICMP
  • IGMP

3. Transport Layer

Layer ini bertugas untuk menerima data dari layer diatasnya yaitu application layer, dan menentukan jenis protocol yang akan digunakan untuk pengiriman data, 2 protocol yang umum digunakan adalah UDP (User Datagram Protocol) dan TCP(Transmission Control Protocol).

  • TCP- digunakan untuk mengirim data dengan prioritas keutuhan data, dimana data yang dikirim dan diterima sama peris atau jaminan 100% bagian pecahan data yang dikirim akan benar-benar utuh. karena jika sampai data hilang 1bit saja,file akan rusak dan tidak berguna, seperti ketika melakukan pengiriman file aplikasi maka dipilih protocol TCP untuk memastikan file tidak korup ketika dikirim melalui jalur internet.
  • UDP- protocol ini mengabaikan keutuhan data yang dikirim dan diterima, tugasnyahanya mengirim data tanpa peduli apakah data diterima dengan utuh atau tidak.ptotocol ini sangat cepat dalam mengrim data karena seperti orang asal lempar barang saja tanpa peduli barang sampai /tidak. penggunaan protocol ini dikhususkkan untuk mentransfer data/informasi dengan target data tersaji secara real time dan tanpa delay. misalnya game online, streaming (radio streaming /video streaming), jenis data video/audio /game online hanya akan lag/ glitch saja dan tidak ada istilah korup. karena memang yang diperluakan adalah real time.

4. Application Layer

Layer ini adalah layer paling teratas dalam sistem TCP/IP, dibagian ini berisi aplikasi  atau process yang biasa kita gunakan sehari hari untuk bekerja dan bermain komputer, dimana aplikasi yang kita gunakan akan memilih protocol untuk mengirim dan menerima data, misalnya untuk browsing dan download aplikasi web browser akan memilih protocol HTTP . untuk mengupload file ke server, aplikasi FTP akan memilih protocol FTP untuk mengirim file. Aplikasi akan memilih jenis protocol untuk mengirim dan menerima data, setelah aplikasi menentukan protocol yang akan digunakan maka aplikasi akan menyerahkan proses berikutnya ke layer dibawah nya yaitu transport layer untuk memulai proses pengiriman data.

  • Network Terminal Protocol (TELNET), yang menyediakan remote login dalam jaringan.
  • File Transfer Protocol (FTP), digunakan untuk file transfer.
  • Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), dugunakan untuk mengirimkan e-mail (electronic mail).
  • Domain Name Service (DNS), untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu.
  • Routing Information Protocol (RIP), protokol routing.
  • Open Shortest Path First (OSPF), protokol routing.
  • Network File System (NFS) untuk berbagi/ sharing file dalam suatu jaringan terhadap berbagai host
  • Hyper Text Transfer Protokol (HTTP), protokol yang digunakan untuk web browsing.

 

 

Three-Way Handskake

Tree-way handshake adalah proses pembuatan koneksi TCP yang bertujuan melakukan sinkronisasi terhadap nomor urut dan nomor acknowledgement yang dikirimkan oleh kedua pihak dan saling bertukar ukuran TCP. Tiga cara teknik handshaking TCP sering disebut sebagai (SYN, SYN-ACK, ACK) karena ada tiga pesan yang dikirimkan oleh TCP untuk bernegosiasi dan memulai sesi TCP antara dua komputer. Mekanisme handshaking dirancang sedemikian rupa sehingga dua komputer mencoba untuk berkomunikasi dapat menegosiasikan parameter jaringan socket TCP koneksi sebelum transmisi data seperti SSH dan HTTP browser permintaan.

 

Enkapsulasi 

Enkapsulasi adalah suatu proses menambahkan header dan trailer pada sebuah data. Secara sederhana, enkapsulasi juga dapat diartikan sebagai proses pemaketan data. Saat sebuah host mengirimkan data ke device/alamat lain, ia akan melalui proses enkapsulasi. Berikut proses enkapsulasi pada TCP/IP dengan mengambil contoh kasus misalnya mengirim pesan 100 pada HTTP :

Tahap 1

Membentuk dan mengenkapsulasi application data dengan header layer application yang dibutuhkan. Misalnya pesan 100 (OK) di HTTP yang dibalas oleh HTTP header, dan diikuti oleh sebagian konten web.

Tahap 2

Mengenkapsulasi data dari application layer ke header transport layer. Disini menggunakan TCP untuk HTTP atau UDP untuk DNS.

Tahap 3

Data dari transport layer dienkapsulasi kedalam IP header.

Tahap 4

IP Header kemudian dienkapsulasi dengan membungkusnya dengan ethernet header dan ethernet trailer.

Tahap 5

Mengirim sinyal bit, yang nantinya akan diterjemahkan oleh perangkat penerima, dan menghasilkan ethernet frame kembali, dan dienkapsulasi pun dilakukan.

One thought to “Enkapsulasi Data Layer TCP/IP”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *